PERKEMBANGAN LOKALISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR (STUDI TENTANG LOKALISASI KEBOBANG KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN MALANG 1978-2014)

“Maisyarah. 2015. Perkembangan Lokalisasi dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Sekitar (Studi Tentang Lokalisasi Kebobang Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang 1978-2014). Skripsi, Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ari Sapto, M.Hum, (II) Drs. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum.

Kata Kunci: perkembangan, prostitusi, Lokalisasi Kebobang.

Prostitusi umumnya ada pada setiap negara. Prostitusi sejak jaman dahulu hingga saat ini sulit dihapuskan. Keberadaannya tidak hanya di kota besar, namun juga terdapat di desa. Lokalisasi Kebobang terletak di Desa Kebobang Kecamatan Wonosari yang ramai dikunjungi karena adanya Wisata Ritual Gunung Kawi. Lokalisasi Kebobang menjadi tempat singgah supir yang sedang menunggu tamunya berdoa di gunung Kawi.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana latar belakang munculnya Lokalisasi Kebobang; (2) bagaimana perkembangan Lokalisasi Kebobang tahun 1978-2014, dan (3) bagaimana dampak Lokalisasi Kebobang terhadap masyarakat Sekitar. Penelitian ini juga memiliki tujuan mendiskripsikan (1) latar belakang munculnya Lokalisasi Kebobang; (2) Perkembangan Lokalisasi Kebobang tahun 1978-2014, dan (3) dampak Lokalisasi Kebobang terhadap masyarakat Sekitar.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian historis melalui empat tahap yakni heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di lapangan, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, latar belakang munculnya Lokalisasi Kebobang karena adanya sebuah rumah yang dijadikan tempat prostitusi. Atas persetujuan Perangkat Desa dan masyarakat sekitar, maka dibuatlah lokalisasi di Kebobang. Kedua, Perkembangan Lokalisasi Kebobang terus meningkat dari tahun ke tahun, pada saat dibentuk tahun 1978 hingga tahun 2014. Setap Mucikari dan PSK memilki data yang teregister di Kepolisian, serta wanita yang ingin menjadi PSK harus melengkapi beberapa persyaratan yang telah ditentukan. Para pelanggan tidak hanya dari masyarakat biasa, namun juga pegawai Pemerintahan. Lokalisasi Kebobang resmi ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Malang pada tanggal 24 November 2014. Setelah ditutup tidak membuat kegiatan di Lokalisasi berhenti, mereka masih melayani pelanggan secara “sembunyi-sembuyi”. Ketiga, Lokalisasi Kebobang memberikan dampak terhadap masyarakat sekitar, khusunya dalam bidang ekonomi. Keberadaan Lokalisasi tidak memberikan dampak terhadap perilaku sosial masyarakat Kebobang. Namun, dengan adanya lokalisasi memberi dampak terhadap penularan HIV dan AIDS.
Adapun saran dari penelitian ini adalah adanya bagi peneliti selanjutnya masih ada celah dalam penelitian ini. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan agar memberikan penjelasan tentang dampak dalam bidang budaya dan pendidikan pada masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*