PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN TRADISIONAL SONDAH UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA BIDANG STUDI SEJARAH DI SMA NEGERI 10 MALANG KELAS XI – IIS 2

“Fauzanty, Siti Munziah. Penggunaan Media Permainan Tradisional Sondah untuk Menumbuhkan Minat Belajar Peserta Didik Pada Bidang Studi Sejarah Di SMA Negeri 10 Malang Kelas XI – IIS 2. Skripsi, Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dra. Siti Malikhah Towaf, M.A., Ph.D

Kata Kunci : Minat Belajar, Permainan Tradisional Sondah

Pembelajaran yang cenderung berdiskusi membuat peserta didik menjadi bosan, sehingga membutuhkan media pembelajaran yang menyenangkan. Peneliti berusaha mengurangi kebosanan dengan permainan tradisional sondah untuk menarik minat belajar peserta didik. Permainan tradisional sondah digunakan sebagai media pembelajaran karena banyak peserta didik yang sudah lupa dengan permainan tradisional. Permainan tradisonal sondah digunakan saat pembelajaran berlangsung agar peserta didik menjadi bersemangat saat mengikuti pembelajaran sejarah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan : (1) mengetahui penggunaan permainan Tradisional Sondah sebagai media pembelajaran Sejarah, (2) mengetahui penggunaan permainan Tradisional Sondah dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran sejarah, (3) mengetahui pendapat peserta didik mengenai penerapan pembelajaran menggunakan media permainan sondah untuk mata pelajaran sejarah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) sebanyak dua siklus untuk mengukur minat peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Data yang diambil untuk pengumpulan data adalah observasi awal, dokumentasi menentukan apakah peserta didik antusias atau tidak mengikuti pembelajaran dengan menggunakan permaian tradisional sondah, wawancara guru bidang studi dan peserta didik, catatan lapangan dan penghitungan angket menentukan skor minat belajar peserta didik dengan point.
Hasil data menunjukkan siklus 1 point yang didapatkan dari rata – rata peserta didik untuk minat belajar adalah 83,7. Untuk hasil siklus 2 point yang didapatkan dari rata – rata peserta didik untuk minat belajar adalah 86,9. Maka peserta didik mengalami peningkatan minat pembelajaran sejarah menggunakan permainan tradisional sondah. Karena penggunaan permainan tradisional sondah melibatkan fisik dan mental sehingga daya ingat akan kuat dibandingkan hanya mendengarkan saja saat pembelajaran.
Dari hasil penelitian ini, disarankan bagi peserta didik untuk lebih menigkatkan minat belajar sejarah menggunakan media pembelajaran lainnya. Bagi pihak sekolah diharapkan dapat memanfaatkan media permainan tradisional sondah untuk meningkatkan minat belajar peserta didik agar lebih tertarik lagi pada pelajaran sejarah atau menggunakan permainan tradisional yang lain untuk sekaligus melestarikan permaian tradisional Indonesia. Untuk pembaca yang ingin melakukan penelitian lanjutan, disarankan menggunakan instrumen lainnya dan memperdalam konsep dan sebuah permainan tradisional yang berhubungan dengan minat belajar peserta didik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*